Jumat, 31 Agustus 2018

RESENSI BUKU LAKU PRIHATIN


LAKU PRIHATIN



Judul Buku      : Laku Prihatin
Pengarang       : Iman Budhi Santosa
Penerbit           : Memayu Publishing
Tahun Tebit    : 2011
Tebal Halaman : 202
Perpustakaan   : UNY

Buku yang berjudul “Laku Prihatin” terdiri dari berbagai bab tentang pengetahuan-pengetahuan tentang budaya jawa dan perilaku yang biasa dilakukan oleh orang jawa. Yang disajikan dengan Bahasa yang padat sehingga memudahkan pembaca untuk mudah memahaminya. Berikut bab dan sub-sub yang disajikan, diantara lain sebagai berikut :

Ø  BAB 1 Menelusuri Pandangan Hidup Orang Jawa
a.       Manusia jawa
b.      Pandangan dan Cita-Cita Hidup Orang Jawa
c.       Karakter Orang Jawa
Ø  BAB 2 Sukses Hidup dalam Pandangan Orang Jawa
a.       Keberhasilan dan Keberuntungan
b.      Orientasi Sukses
c.       Sukses Hidup
Ø  BAB 3 Laku Prihatin di Jawa
a.       Makna Laku Prihatin
b.      Tujuan Laku Prihatin
c.       Pedoman Laku Prihitan
Ø  BAB 4 Ritualisasi Laku Prihatin
a.       Wujud Laku Prihatin
b.      Laku Prihatin dalam Kisah Wayang
c.       Laku Prihatin dalam Sejarah/Leganda Jawa
d.      Laku Prihatin dalam Kehidupan Rakyat di Jawa
e.       Aktivitas Laku Prihatin di Masyarakat Modern di Jawa

Kelebihan buku ini menurut saya pribadi adalah menggunakan bahasa yang lugas dan mudah dipahami. Serta penjelasan-penjelasan yang menyuluruh. Dan juga dalam penyampaiannya, si pembaca dapat berimajinasi/membayangkan hal-hal yang dijelaskan. Semua hal yang disampaikan dapat kita pahami dengan mudah, dikarenakan si penulis buku ini menerangkan secara detail disetiap pembahasannya.
Kekurangan buku yang berjudul “Laku Prihatin” ini menurut saya adalah kurangnya gambar-gambar yang disajikan. Masih menggunakan kertas buram, serta buku ini memudahkan para pembaca untuk mudah bosan didalam membaca.
Sekian resensi buku yang berjudul “Laku Prihatin” ini, kurang dan lebihnya mohon maaf. Semoga apa yang telah saya sampaikan dapat diterima oleh anda. Pesan saya satu hal bagi pembaca buku ini, belajar ilmu tanpa guru itu akan menyesatkan anda sendiri. Jadi jangan sekali-sekali belajar ilmu tanpa didampingi guru yang dapat bertanggung jawab. Mungkin itu sedikit pesan dari saya. Terima Kasih.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar